NANJAK BARENG ARVIN ADVENTURE PEKANBARU “DUA KAKI UNTUK MELANGKAH, DUA TANGAN UNTUK BERSYUKUR”

Jika teringat dengan kata Nanjak Bareng maka apa yang terfikirkan oleh kita semua? Nanjak itu pasti mengeluarkan energi, lelah, menyebalkan, seru, asik. Akan ada banyak komentar  positif dan negatif mengenai kata itu, Tentunya nanjak identik dengan pendakian atau tanjakan. Karena sebagian dari kaum milenial yang memiliki hobi di alam, kata itu dipakai sebagai bahasa keren. Jika setuju dengan pernyataan ini silahkan senyum 😊 tapi jika tidak setuju senyum ya sekalian menampakkan gigi😁… Krik..krik.

Oke baik, kali ini saya ingin berbagi sedikit mengenai kegiatan yang rutin dilaksanakan dua bulan sekali oleh arvin adventure pekanbaru. Nanjak Bareng dengan tema “Dua Kaki Untuk Melangkah, Dua Tangan Untuk Bersyukur”. Kenapa di ambil tema itu?   Ada dua kata yang menjadi poin utama, yaitu melangkah dan bersyukur. Melangkah itu dapat di artikan secara umum melakukan kegiatan dengan menggunakan kedua kaki yang dapat melelahkan, sementara bersyukur itu sendiri dapat diartikan berterimakasih atas nikmat yang telah Tuhan berikan kepada umatnya. Maka jika disimpulkan kegiatan apapun yang kita lakukan tetap outputnya adalah berterima kasih kepada sang pencipta atas nikmat yang Tuhan berikan, dalam hal ini alam yang indah.

Nah, menarik bukan Nanjak Bareng yang dilaksanakan oleh Arvin Adventure Pekanbaru, tidak hanya menawarkan fasilitas namun menawarkan kesadaran diri kepada semua peserta Nanjak Bareng, kesadaran sebagai manusia, sebagai umat beragama untuk menjaga dan bersyukur. Kegiatan rutin tersebut telah di laksanakan dengan baik meskipun ada beberapa problem yang saya kira itu biasa dilakukan oleh siapapun. Yang jadi persoalan, apakah kita ingin melakukan kesalahan yang sama? Atau ingin evaluasi atas kesalahan itu? Pastinya ingin evaluasi dan tidak akan mengulanginya lagi.

Alhamdulillah kegiatan rutin 2 bulan sekali yang dijadwalkan arvin adventure pekanbaru di gunung talang sudah berakhir, banyak kisah suka dan duka. Dari keberangkatan hingga pulang, berkumpul, makan bareng, hingga mendaki Gn. Talang selama 14 jam, why? Tidak biasa bukan, pastinya ada cerita tersendiri. Kenal dengan orang baru itu sulit, hingga akhrinya para peserta nanjak bareng saling kenal dan mengenali pribadi masing-masing. Itulah salah satu manfaat Nanjak Bareng, menarik bukan? Yuk tunggu apalagi kamu bisa seperti temen-temen yang lain. Buat para pekerja, mahasiswa, anak sekolah dll di wilayah pekanbaru dan sekitarnya, saya tidak melihat apa backgroundmu yang saya lihat adalah keinginan, semangat dan usahamu untuk bersama-sama menikmati alam. Di tunggu ya 😊

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *